Rabu, 22 April 2020

Jari-jari

Dunia ini hanya sebuah pertunjukkan, kawanku
Kita hanya seorang figuran
Kita bebas tidak terikat apapun
Hiruplah udara segar ini, kawanku!

Dunia ini dipenuhi benang yang terikat dengan jari
Jari-jari kecil memainkan boneka besar
Kawanku,
Kita tidak pernah tahu itu jari siapa
Tetapi,
Jika kau terikat benang itu
Aku akan menolongmu untuk memutuskannya

Sang Dalang

Sang dalang memilih wayang-wayangnya
Berbeda sifat pada setiap wayang
Sombong, jahat, angkuh, baik, rendah hati dan banyak sifat lainnya engkau masukkan dalam satu cerita
Sang dalang membuat cerita sangat menarik
Cerita pertarungan para dewa di atas tanah para penyembah
Dengan tangan sang dalam mulai memainkan wayang-wayangnya
Lihat, teratur dan sangat baik memainkan wayang-wayangnya
Lihai, teratur dan sangat baik memainkan wayang-wayangnya di balik layar
Para penonton terdiam kagum melihat para dewa bertempur dengan tegang di atas tangisan
Dan penderitaan para penyembah yang tidak di pedulikan
Sang dalang terus memainkan wayang-wayangnya
Pertempuran-pertempuran para dewa terus berlanjut bagai badai tak berkesudahan
Melihat tanahnya hancur para penyembah berubah menjadi pemberontak


Penulis: Rama Abimanyu

Rindu

Penulis: Rama Abimanyu


Matahari tenggelam membawa ku ke tempat sepi
Melewati malam menatap rembulan
Pikiranku melayang mengejar hangatmu di sisi
Kenangan sepanjang jalan Brawijaya
Jalan Brawijaya

Ku jemput sang hati di jalan Brawijaya
Memanggil namamu tanda hadirku ada
Kau menjawab untuk menanti hadirmu
Kini hadirmu bagai bidadari
Mewarnai indah di dalam hati

Aku dan sepeda siap mengajakmu jalan
Duduk di belakang dan memelukku erat
Kita menyisir jalan dengan tawa

Selasa, 18 Oktober 2016

RESENSI BUKU NOVEL MATAHARI KARYA TERE LIYE

        I.            IDENTITAS BUKU
Pengarang           : Tere Liye
Judul Buku          : Matahari
Genre                  : Fiksi
Penerbit              : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan              : Cetakan kedua, Agustus
Tahun Terbit        : 2016
Tebal Buku         : 400 halaman


        II.            PENDAHULUAN

      A. Isi Novel

Novel ini berisi cerita science-fiction mengenai kehidupan 4 klan, yang berjalan serempak di bumi ini. Keempat klan ini terdiri dari klan Matahari, klan Bulan, klan Bumi dan klan Bintang. Kemudian ada anak-anak remaja yang ingin berpetualang untuk mengetahui klan-klan tersebut, mereka adalah Ali—seorang anak laki-laki dari klan Bumi yang jenius; Seli—seorang anak perempuan dari klan Matahari yang mempunyai kekuatan kinetik; juga Raib—seorang anak perempuan dari klan Bulan yang memiliki kekuatan untuk menghilang. Petualang mereka berlangsung menakjubkan, tetapi banyak rintangan juga kesulitan yang harus mereka hadapi.


            B. Tujuan Penulis

Penulis ingin merefleksikan pemikirannya mengenai semangat anak-anak remaja yang serba ingin tahu, tidak mudah menyerah, pemberani serta berani mengambil resiko di dalam novel ini. Penulis menyajikannya dalam bentuk novel fiksi agar para pembacanya bisa berimajinasi serta memahami arti pertemanan sesungguhnya.



            C. Manfaat Novel

Novel ini sangat menghibur bagi para pembacanya, membuat kita selalu ingin tau apa kelanjutan rintangan yang akan mereka hadapi. Pada novel ini juga banyak memberikan motivasi agar kita tidak mudah menyerah, menjadikan kita yakin bahwa setiap manusia mempunyai bakat atau kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain, bahwa kemampuan yang kita miliki begitu special.
Novel ini juga mengajarkan kepada kita agar tidak mudah menyerah, putus asa, tekun, punya kemauan untuk ingin tau yang lebih dan jangan menyerah pada apa itu passion kita. Untuk saling membantu dan tidak melupakan satu sama yang lain walaupun dalam keadaan sulit sekalipun.


            D. Sasaran Pembaca

Novel ini diperuntukkan untuk masyarakat Indonesia, khususnya yang senang membaca novel, terlebih yang menyukai genre novel science-fiction. Terutama untuk para remaja SMP-Mahasiswa, karena novel ini berlatar belakang remaja SMA.



    III.  TEMA CERITA

Tema film ini adalah petualangan dan persahabatan.



                                  IV. SINOPSIS NOVEL

Murid-murid masih ramai menyemangati bersorak-sorai menyemangati Ali pada acara pertandingan basket antar SMA, juga Seli. Seli begitu bersemangat meneriaki Ali. Raib heran, ia yakin jika Ali curang dalam pertandingan basket itu, Ali terlihat begitu pandai bermain basket saat itu. Karena Raib tau, bahwa Ali tidak bisa bermain basket, Ali bahkan tidak pernah bermain basket. Ali pun baru bergabung dengan basket beberapa waktu yang lalu. Sampai tiba-tiba Ali menghilang. Semua murid panik dan bingung saat Ali menghilang, termasuk Raib. Raib tanpa pikir panjang langsung membawa Seli teleportasi mencari kemana perginya Ali.
Mereka melihat Ali dibawa oleh sebuah titik kuning yang bergerak zig-zag dan seringkali menghilang. Seli dan Raib akhirnya berhasil mendapatkan Ali. Ternyata benda yang membawa Ali tersebut adalah ILY, alat teleportasi canggih buatan Ali dengan menggabungkan pemikiran-pemikiran dari klan Matahari dan juga klan Bulan. Ali menceritakan tujuannya membuat ILY adalah untuk mencari tau dimana klan Bintang berada. Ali ingin berpetualang kesana. Awalnya ide itu sangat mustahil, karena mereka sama sekali tidak mengetahui dimana klan Bintang berada. Tapi Ali begitu yakin, bahwa klan tersebut bukan berada jauh di luar angkasa seperti bintang yang sesungguhnya, melainkan berada di dasar bumi. Teori tersebut ternyata terbukti. Akhirnya mereka memutuskan pergi berpetualang kesana.
Bukan hal yang mudah berpetualang ke klan Bintang, perjalanan mereka terasa jauh sekali, ditambah banyak rintangan-rintangan yang di luar dugaan mereka. Ketika mereka sampai di perbatas klan Bulan, mereka ditangkap oleh manusia klan Bulan dan diserahkan ke Faar. Sayangnya kedatangan mereka diketahui oleh petinggi kota Zaramaraz. Mereka dianggap berbahaya dan sampai akhirnya semua pasukan Klan Bintang berusaha menangkap mereka. Banyak yang membantu Ali, Seli dan Raib, sampai akhirnya mereka tetap tertangkap juga. Mereka dikurung pada kubus-kubus yang berbeda. Ali dikurung di kubus yang bersebelahan dengan Raib, sayangnya Seli tidak. Ruangan penjara Seli jauh dari mereka dan penjagaan kurungan Seli lebih ketat. Tangan seli dibekukan sampai siku oleh gips yang diinginnya lebih daripada es, karena mereka takut Seli dengan mudah kabur karena kemampuannya dari Klan Matahari. Berhari-hari Raib bingung dan menemukan jalan buntu, bagaimana caranya ia dapat membebaskan ia bersama teman-temannya. Sampai akhirnya nasihat dari Ali secara tidak langsung membangkitkan kekuatan baru Raib, sehingga Raib bisa membantu membebaskan ia beserta teman-temannya dan juga Faar dan Kaar.
Saat system keamanan penjara Klan Bintang runtuh, kebetulan pesawat yang mengangkut Sekretaris Dewan Kota akan berkunjung, yang akhirnya saat mereka sudah dekat sekali dengan pendaratan ke penjara Klan Bintang. Hal ini membuat Raib beserta teman-temannya mampu berteleportasi dan masuk ke pesawat tersebut. Sekretaris Dewan yang kaget saat melihat mereka dihadapannya tau, bahwa ia akan kalah dengan Raib dan teman-temannya. Sayangnya, Sekretaris Dewan hanya tertawa, saat mengetahui bahwa selama ini anak-anak tersebut hanya ingin pulang, bukanlah mata-mata dari klan lain yang akan mengetahui rencana jahatnya untuk menghancurkan semua klan, kecuali kota Zaramaraz. Hal ini membuat Raib dan teman-temannya harus menyelamatkan semua klan.

·         Alur pada novel ini bergerak secara linear, maju. Walaupun terkadang tokoh-tokoh sering flashback teringat masa lalu, tetapi secara keseluruhan cerita novel ini berjalan linear.
·         Latar pada novel ini yaitu Klan Bumi dan juga Klan Bintang. Klan Bumi berada di permukaan bumi, tempat dimana kita hidup sehari-hari. Sedangkan Klan Bintang, berada jauh di dalam dasar bumi.
·         Sudut pandang novel ini diambil dari sudut pandang Raib sebagai tokoh utama.



    V. KELEBIHAN NOVEL
 F   
Novel ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami dengan alur cerita yang sangat menakjubkan. Dengan cerita bahwa setiap nama pada tiap klan, mempunyai ciri-ciri yang unik dan berbeda. Seperti contohnya pada novel Matahari ini, penduduknya mempunyai nama yang simetris dari depan ke belakang, mengikuti konsep infrastruktur pembangunan di klan Bintang. Contohnya, Zaramaraz, Faarazaraaf, dll.
Kelebihan novel ini juga hampir tiap konflik kejadian mengandung pesan moral yang terselip di dalamnya ditambah dengan twist-twist yang tidak disangka, membuat novel ini begitu menarik untuk dibaca dan dinantikan kelanjutannya.


    VI. KEKURANGAN NOVEL

Pada novel ini begitu menunjukkan bahwa pemeran utama selalu menang di dalam cerita, sesulit apapun kekurangan yang mereka hadapi.

                         VII. KESIMPULAN

Novel ini bagus untuk dibaca para remaja, bisa dijadikan hiburan yang bermakna. Banyak hal-hal yang patut dicontoh dalam novel ini. Ditambah dengan cerita yang menarik dan kelanjutan ceritanya selalu berkaitan dengan satu sama lain, membuat pembacanya ingin mengetahui apa saja kejadian dan keseruan yang akan terjadi selanjutnya.

Selasa, 02 Agustus 2016

Aku benci ketika aku jadi seperti dikejar oleh orang yang sangat kenal aku sendiri. Aku menjadi terlihat menyusahkan hidupku sendiri. Aku ingin kabur. Tapi dia berusaha menangkap terus. Aku kabur dari orang terbaikku. 
Jadi bagaimana ceritanya aku harus memaafkannya? Dia yang senang melihatku bersedih, bahkan tidak malu saat kesedihanku dilihat yang lain. Lalu dia mengikatku di dalam lingkarannya. Dan menjatuhkanku bahwa akulah yang harus bertanggung jawab atas semua ini. Saat aku berkata aku tidak mampu, ikatannya semakin kuat. Tetapi responku semakin melemah. Aku tidak menghamilimu. Jadi, jangan mintai aku tanggung jawab karna kau yang telah terlalu jatuh dengan perasaanmu sendiri.

NETSIL

Kalau kau tanya kenapa aku tidak pernah membelamu di depan teman-temanku, jawabannya adalah karna apa yang mereka ucapkan adalah isi hatiku. Tapi kau tidak mau mendengarkannya. Jadi aku biarkan teman-temanku mengucapkannya. Berharap kau mau mendengarkannya. Tapi nyatanya tidak. Kau malah memarahiku dan memintaku agar aku membelamu.


Aku tak bisa jadi diriku sendiri, jika untukmu.